BERBAGI KOMPETENSI CERDASKAN BANGSA

Jumat, 02 April 2010

BAGAIMANA DEVOSI TERHADAP MARIA


Data Penulis

Judul Tuisan : BAGAIMANA DEVOSI TERHADAP MARIA

Nama : Hartanto Yonarius , S.Ag

NIP : 19620919 198903 1 013

Pangkat / Gol : Pembina / IV a

Tempat tanggal lahir : Semarang , 19 Sepember 1962

Unit Kerja : SMP Negeri 4 Semarang


BAGAIMANA DEVOSI TERHADAP MARIA

PENDAHULUAN

Kebiasaan orang katolik dalam menjalankan keimanannya salah satunya dengan berdevosi . Namun devosi yang dilakukannya sering keliru karena dalam melaksanakan devosi sering mengambil bagian dari acara liturgi lainnya sehingga ia tidak terpusatkan dalam satu liturgi namun telah mencampuradukkan dengan kegiatannya sendiri ,maka jika demikian devosi akan dapat merusak kegiatan lainnya .

Devosi yang dilakukan oleh umat sekarang ada kecenderungan mengarah pada magis artinya devosi semakin di dewakan .Sebagai contoh devosi kepada Maria,orang katolik sering menyalah artikan Maria sebagai pusat perhatian dari permohonannya dan kepada Bunda Maria pula doa-doa dikabulkan, padahal Maria hanyalah sebagai sarana penyampaian doa-doa kepada Yesus Kristus artinya bahwa Yesus Kristus-lah perantara satu-satunya bukan pada Maria.Yesus Kristus adalah pusat penyampaian dari segala doa dan permohonan umat-Nya.

DEVOSI KEPADA MARIA DAN PELAKSANAANYA

1. DOA MALAIKAT TUHAN

Malaikat Tuhan merupakan doa yang amat pendek, yang rumusannya terdiri dari tiga bacaan Kitab Suci, Tiga Salam Maria dan sebuah Doa Penutup, yang didoakan tiga kali dalam sehari yaitu pada pagi hari pukul 06.00 dengan tujuan untuk mengenang kebangkitan Kristus. Pada siang hari pukul 12.00 dengan tujuan mengenang kematian Yesus dan pada sore hari pukul 18.00 untuk mengenang misteri penjelmaan Yesus.

Doa Malaikat Tuhan terdiri dari tiga Teks Kitab Suci yang singkat yaitu Teks pertama: “Maria diberi kabar oleh Malaikat Tuhan, maka ia mengandung dari Roh Kudus” (bdk Lukas 1:28-35). Teks kedua : “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu” (bdk Lukas 1:38) dan Teks ketiga : “Sabda telah menjadi daging, dan tinggal diantara kita” (bdk Yoh 1:14) dan setelah bacaan disisipi dengan doa Salam Maria dan kemudian ditutup dengan Doa Penutup. Doa Malaikat Tuhan dipopulerkan oleh para Fransiskan pada abad XVI 1), hingga sekarang para Fransiskan mempertahankan doa Malaikat Tuhan yang dilakukan dalam hidupnya baik di biara maupun sekolah-sekolah yang didirikan oleh tarikat Fransiskan, kelompok tertentu dan para legioner.

Doa Malaikat Tuhan ini sangat cocok bagi orang dewasa dan yang memiliki sedikit waktu untuk bersujud pada Tuhan, karena doa ini singkat dan mudah untuk dihafal

dan sedikit waktu untuk pelaksanaannya, dan isi dia ini sangat menyentuh inti misteri-misteri penyelamatan Allah terhadap manusia dengan mendoakan doa ini kita telah mengenang penjelmaan, kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus dan bersama Bunda Maria kita ikut serta dalam menginterfertasikan kita dalam misteri penyelamatan Allah sepanjang hari.

DOA MALAIKAT TUHAN

Maria diberi kabar oleh Malaikat Tuhan,

Maka ia mengandung dari Roh Kudus.

Salam Maria …

Aku ini hamba Tuhan.

Terjadilah padaku menurut perkataanmu.

Salam Maria …

Sabda sudah menjadi daging,

Dan tinggal di antara kita

Salam Maria …

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah

Supaya kami dapat menikmati janji Kristus

1) Willem Daia. Pr, Menggapai Harta Rohani Bersama Maria. (Yayasan Pustaka Nusatama 2001). p 8.

Marilah Berdoa :

Ya Tuhan, karena kabar Malaikat

kami mengetahui

Bahwa Yesus Kristus Putra-Mu

menjadi manusia.

Kami mohon, curahkanlah rahmat-Mu

Ke dalam hati kami,

Supaya kami berkat sengsara dan salib-Nya,

Dibawa kepada kebangkitan yang mulia.

Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin.2)

2. DOA ROSARIO

Doa rosario secara umum dilakukan oleh umat pada setiap bulan Mei dan Oktober sepanjang tahun. Rosario merupakan rangkaian manik-manik yang menggambarkan rangkaian bunga mawar yang menyimbolkan ungkapan doa kita yang tulus kepada Bunda Maria, bagaikan mawar yang indah semerbak harum mewangi dan sekaligus mau menunjukkan keunggulan Maria dari para wanita dan umat beriman pada umumnya. Maria adalah wanita yang penuh rahmat yang dipilih oleh Allah dari sekian juta kaum wanita untuk melahirkan Tuhan Yesus dan sekaligus menjadi ibu Yesus. “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” (bdk Yes 14:7). Dan juga dalam Al Qur’an ada surat Al Imran 3:42 dikatakan “Dan (ingatlah) ketika malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam sesungguhnya Allah telah memilih kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu)”3) Jadi pantaslah kalau Maria mendapat pujian dari umat beriman hal ini juga ditandaskan dalam dokumen Gereja mengungkapkan “Serta merta Konsili mendorong semua


2) Ibid. p 14

3) Tim Tashih. Al Qur’an dan Tafsir Jilid I (Departemen Agama PT Citra Effhar Semarang 1993). P 562

putera Gereja, supaya mereka dengan rela hati mendukung kebaktian kepada Santa Perawan, terutama yang bersifat liturgis. Juga supaya mereka sungguh menghargai praktik-praktik dan mengamalkan bakti kepadanya, yang di sepanjang zaman telah dianjurkan oleh wewenang mengajar Gereja” Lumen Gentium 67 Oleh karena itu doa rosario menjadi pujian dan kebaktian yang hari demi hari semakin marak di antara umat.

Kalau kita lihat dari perkembangannya doa rosario berasal pengalaman rohani Santo Dominikus pada abad XII sewaktu ia mendapat penampakkan dari Bunda Maria. Ketika itu Santo Dominikus menerima rosario dari Bunda Maria dan memintanya untuk mewartakannya. Bunda Maria berjanji akan memberkati karya kerasulannya dengan aneka macam keberhasilan. Dan pada tahun 1573, oleh Paus Gregorius XIII menetapkan bahwa setiap tanggal 7 Oktober dirayakan sebagai pesta Paria Ratu Rosari, dan oleh Paus Clemens XI (1667-1669) menganjurkan setiap minggu pertama. Dengan demikian doa rosario menjadi hidup di kalangan umat.

Doa rosario dibagi dalam tiga peristiwa, yaitu :

  1. Peristiwa gembira
  2. Peristiwa sedih
  3. Peristiwa mulia.

Peristiwa gembira terdiri dari :

  1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel
  2. Maria menmgunjungi Elisabeth saudarinya
  3. Yesus lahir di kandang Betlehem
  4. Yesus dipersembahkan di Bait Allah
  5. Yesus diketemukan dalam Bait Allah

Peristiwa sedih terdiri dari :

  1. Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga dalam sakrat maut
  2. Yesus didera
  3. Yesus dimahkotai duri
  4. Yesus memanggul salib-Nya ke gunung Kalvari
  5. Yesus wafat disalib.

Peristiwa Mulia terdiri dari :

  1. Yesus bangkit dari mati
  2. Yesus naik ke surga
  3. Roh Kudus turun atas para rasul
  4. Maria diangkat ke surga
  5. Maria dimahkotai di surga.

Tata cara urutan doa rosario sebagai berikut :

  1. Dibuka dengan tanda salib
  2. Aku Percaya …
  3. Bapa Kami …
  4. Kemuliaan Kepada Bapa …
  5. Aklamasi : Terpujilah …
  6. Salam Putri Allah Bapa.

Salam Maria …

Salam Bunda Allah Putra

Salam Maria …

Salam Mempelai Allah Roh Kudus

Salam Maria…

  1. Kemuliaan Kepada Bapa …
  2. Aklamasi : Terpujilah …
  3. Peristiwa pertama (Pilih salah satu peristiwa)

Bapa Kami …

Salam Maria … (10 x)

Kemuliaan Kepada Bapa …

Aklamasi : Terpujilah …

  1. Peristiwa kedua (Dalam satu peristiwa yang dipilih)

Bapa Kami …

Salam Maria … (10 x)

Kemuliaan Kepada Bapa …

Aklamasi : Terpujilah …

  1. Peristiwa ketiga (Dalam satu peristiwa yang dipilih)

Bapa Kami …

Salam Maria … (10 x)

Kemuliaan Kepada Bapa …

Aklamasi : Terpujilah …

  1. Peristiwa keempat (Dalam satu peristiwa yang dipilih)

Bapa Kami …

Salam Maria … (10 x)

Kemuliaan Kepada Bapa …

Aklamasi : Terpujilah …

  1. Peristiwa kelima (Dalam satu peristiwa yang dipilih)

Bapa Kami …

Salam Maria … (10 x)

Kemuliaan Kepada Bapa …

Aklamasi : Terpujilah …

  1. Ditutup dengan Tanda Salib

3. ZIARAH KE GUA MARIA

Gua mempunyai makna khusus bagi masyarakat pada umumnya, karena dengan gua orang akan teringat pada sebuah legenda-legenda pada nenek moyang seperti tempat pertapaan, orang mengasah “ilmu kanuragan” dan bagi kita sebagai orang kristiani mengingatkan tempat kelahiran Tuhan Yesus, sekaligus tempat pemakaman Tuhan Yesus pada sebuah gua yang ditutup dengan batu besar dan dijaga pasukan pemerintah waktu itu.

Gua Maria menjadi symbol kehadiran Maria seperti tempat perziarahan berikut ini: Lourdes, Fatima, Sendang Sono, Kerep, Sriningsih, Ratu Kenya dan lain-lain. Boleh saja disangsikan bahwa tempat-tempat tersebut secara historis Maria pernah hidup atau tinggal di tempat tersebut, manun gambaran tempat itulah sangat melekat di hati umat dan di tempat seperti itulah umat kita berkumpul, berdoa, menyampaikan keluh kesahnya pada Bunda Maria dan di tempat itu pula orang sakit berduyun-duyun datang mohon kesembuhan, atau jika tidak dapat datang sendiri, cukuplah orang menitipkan seberkas niat dan ujubnya agar dibakar di depan patung Maria, dan sepulangnya dibawakan air sendang yang ada di sekitar gua Maria, sudah tenanglah hatinya. Tradisi ini begitu melekat dan terjadi secara spontan dan melibatkan perasaan emosi, afektif yang sentimental secara menyeluruh, pemandangan semacam itu menimbulkan kekaguman dan di pihak lain menunjukkan suatu kenyataan ada kehausan di hati umat kita.

Mengajak berdoa pada Maria dengan berbondong-bondong dengan berziarah ke gua-gua Maria adalah suatu keutamaan rohani yang pantas dipuji, sebab dengan cara semacam itu terjadi relasi pada Bapa dan Tuhan kita Yesus Kristus terasa semakin dekat. Sejauh kegiatan devosional ini memberi kegembiraan batin dan menambah pengharapan, iman dan cinta kasih , baik kepada Tuhan Yesus Kristus maupun sesama.

4. NOVENA TIGA SALAM MARIA

Novena Tiga Salam Maria merupakan bentuk novena yang paling digemari oleh umat beriman. Doa novena ini diperkenalkan oleh Bunda Maria kepada Santa Mechtildis. Doa yang sederhana dan singkat, dan bagi orang beriman yang akan melakukan doa ini hanyalah dibutuhkan ketekunan, disiplin diri, tekat yang bulat dan iman.

Banyak novena yang mengarah pada Maria, seperti Novena Bunda Maria yang Terkandung Tanpa Noda Dosa; Novena Bunda Maria yang Berdukacita; Novena Maria dari Lourdes; Novena Maria ratu Rosari dari Pompei dan novena-novena yang lain.

Dalam berdoa novena yang penting ketepatan waktu dalam berdoa berturut-turut berdoa dalam waktu yang sama selama sembilan kali tak terputuskan. Oleh karena itu, dibutuhkan kedisiplinan dan kebulatan tekad.

Rumusan doa Novena Tiga Salam Maria : 4)

Bunda Maria, Perawan yang kuasa, bagimu tiada sesuatu yang mustahil, karena kekuasaan yang dianugerahkan Tuhan yang maha kuasa kepadamu. Maka dengan sangat aku mohon bantuanmu dalam kesulitanku. Janganlah kiranya engkau meninggalkan daku, sebab


4) Willem Daia. Pr, Log Cit. p 37-40

engkau pasti dapat menolong; meski dalam perkara yang sulit yang tak ada harapannya sekali pun, engkau tetap menjadi penolong.

Baik keluhuran Tuhan, kehormatan namamu maupun keselamatan jiwaku akan bertumbuh, jika engkau sudi mengabulkan permohonan ini. Oleh karena itu, kalau permohonan ini benar-benar selaras dengan kehendak Tuhan yang maha kasih dan maha suci. Aku mohon dengan sangat, ya Bunda yang kuasa dalam permohonan ini ke hadirat Putramu, Yesus, yang pasti takkan menolakmu.

Pengharapanku yang besar ini berdasarkan kekuasaan tak terbatas, yang dianugerahkan Allah Bapa kepadamu. Dan untuk menghormati kekuasaanmu akau berdoa bersama Santa Mechtildis, yang kau beri tahu tentang latihan kebaktian “Tiga Salam Maria” yang sangat besar manfaatnya.

Salam Maria …

Bunda Maria yang baik hati, jauhkanlah aku dari dosa berat.

Perawan suci, Tahta kebijaksanaan, berkat sabda Allah kebijaksanaan illahi tinggal di dalam dirimu. Engkau telah dianugerahi pengetahuan illahi tak terhingga oleh Putramu, karena sebagai makhluk paling sempurna engkau dapat menerimanya. Engkau tahu betapa besar pertolongan yang kuharapkan darimu.

Dengan penuh kepercayaan akan tingginya kebijaksanaanmu, aku menyerahkan diri seutuhnya kepadamu, supaya engkau dapat mengatur berkat segala kesanggupan dan kedermawanan demi keluhuran Tuhan dan keselamatan jiwaku. Sudilah kiranya Bunda menolong dengan segala cara yang paling tepat, agar tecapailah maksudku itu.

Bunda Maria, Bunda kebijaksanaan illahi, perkenankanlah mengabulkan permohonanku yang penting ini. Aku mohon ini berdasarkan kebijaksanaanmu yang tiada bandingnya, yang dikaruniakan kepadamu oleh Sabda Illahi, Putramu.

Bersama Santo Antonius dari Padua dan Santo Leonardus dari Porto Mauritio, pewarta kebaktian “Tiga Salam Maria” yang rajin, aku berdoa untuk menghormati kebijaksanaanmu yang tiada taranya.

Salam Maria …

Bunda Maria yang baik hati, jauhkanlah aku dari dosa berat.

Bunda yang baik hati dan lembut hati, Bunda kerahiman sejati, yang akhir-akhir ini disebut ‘Bunda yang penuh belas kasih’, aku datang kepadamu dan mohon dengan sangat, sudilah kiranya Bunda memperlihatkan belas kasihmu kepadaku.

Aku tahu bahwa aku tak pantas mendapat karunia itu, sebab kerap kali aku menyedihkan hatimu dengan menghina Yesus, Putramu.

Betapapun besar kesalahanku, aku sangat menyesal karena telah melukai Hati Kudus Yesus dan hati kudusmu.

Engkau telah memperkenalkan diri sebagai ‘Bunda para pendosa yang bertobat’ kepada Santa Brigitta. Maka, ampunilah kiranya segala tidak-tahu-terima-kasihku yang sudah-sudah. Ingatlah saja akan keluhuran Tuhan serta kerahiman dan kebaikan hatimu, yang akan terpancar dan mengabulkan anugerah permohonan ini dengan perantaraanmu.

Bunda Perawan yang penuh kebaikan, lembut hati dan manis, belum pernah engkau membiarkan yang datang mohon pertolonganmu

Atas kerahiman dan kebaikanmu, dan lewat doamu aku mengharap dengan sangat anugerah Roh Kudus. Dan demi keluhuran namamu, bersama Santo Alfonsus Maria de Liguori, rasul kerahimanmu serta guru kebaktian “Tiga Salam Maria” ini, aku berdoa untuk menghormati kerahiman dan kebaikanmu.

Salam Maria …

Bunda Maria yang baik, jauhkanlah aku dari dosa berat.

5. MEDALI AJAIB

Medali biasa yang terbuat dari logam atau kayu yang berbentuk elips dan pada medali terdapat gambar misteri-misteri Kristus atau orang kudus. Medali biasanya dipasang pada suatu tempat yang diyakini sebagai pelindung. Contoh Medali Santo Christoforus dipasang pada kendaraan karena sebagai pelindung orang dalam perjalanan. Medali yang sangat terkenal adalah medali skapulir yaitu sebuah medali yang bergambar Santa Perawan Maria dan di baliknya bergambar hati kudus Yesus yang dimahkotai duru dan Hati Kudus Maria yang ditembus pedang.

Medali skapulir diperkenalkan oleh Santa Chatarina Laboure yang telah mendapat penampakan dari Bunda Maria. Dalam penampakan Bunda Maria berpesan untuk membuat medali seperti yang ia lihat dalam penampakan yaitu berwujud Bunda Maria berpakaian putih keperakan, berdiri bertumpu pada bumi dengan kaki menginjak kepala ular, tangannya memegang suatu butiran sembari menengadah ke langit seakan mempersembahkan bulatan tersebut. Dan tampak Bunda Maria dikelilingi tulisan “O Marie, concue sans peche priez pour nous qui avons recours avous “ yang berarti “O Maria, yang terkandung tanpa noda, doakanlah kami yang berlindung kepadamu”. Setelah itu ia melihat tulisan M bergantung pada sebuah palang dan sebuah salib yang bertumpu pada palang tersebut. Dan di bawah huruf M tampak dua buah hati. Hati Kudus Yesus yang dimahkotai duri dan Hati Kudus Maria yang ditembus pedang. Semua gambaran terakhir ini dikelilingi dua belas bintang. Dan kemudian Bunda Maria berpesan “Inilah lambang karunia yang kulimpahkan kepada orang-orang yang memintanya kepadaku. Suruh buatkanlah sebuah medali sesuai dengan apa yang engkau saksikan, dan siapa saja yang memakainya, akan menerima karunia besar, apabila medali itu dikenakan pada lehernya. Orang yang memakai medali ini dengan kepercayaan akan menerima karunia berlimpah-limpah”5)

Medali itu kiranya akan mengungkapkan misteri karya menyelamatan Allah yang terlaksana berkat cinta yang tulus dari hati Yesus dan Maria. Dalam wujud misteri Allah Hati Yesus dan Maria diselubungi duri dan ditembus sebilah pedang sebagai simbul bahwa mereka benar-benar menderita hingga detik terakhir hidup mereka. Jalan itu mereka tempuh demi keselamatan manusia.

Medali ajaib ini terbukti menolong banyak orang yang memakainya. Medali ini tidak memiliki daya dari dirinya sendiri, jika meyakini medali ini memiliki daya penyelamatan, sama saja memperlakukan medali sebagai jimat. Medali ini hanya sebagai sarana untuk doa, doa yang mengingatkan akan kehadiran Bunda Maria dan Tuhan Yesus Kristus sehingga dapat membangkitkan iman kita.


5) Willem Daia. Pr, Log. Cit. p 44

Rumusan doa skapulir

Ya Perawan Maria yang tak tercela, Ibu Yesus Kristus Tuhan kami dan ibu kami juga, dengan penuh kepercayaan akan perantaraanmu, yang kuasa tak terhingga dan tak pernah sia-sia sebagaimana sudah sering kali terjadi oleh medali wasiat, kami anakmu yang terkasih datang dan dengan penuh kepercayaan, memohon supaya engkau mengaruniakan bagi kami karunia dan anugerah yang kami minta dalam Novena ini, asalkan berguna bagi jiwa kami dan jiwa-jiwa yang kami doakan.

(Sebutkan suatu permohonan anda)

Ya Maria, sudah berapa kali jiwa kami menjadi tempat suci bagi Puteramu yang benci akan dosa, karuniakanlah kepada kami kebencian besar akan dosa dan berikanlah kami kesucian hati, yang mempererat kami dengan Allah, sehingga setiap pikiran, perkataan dan perbuatan kami, hanyalah demi memperbesar kemuliaanNya.

Karuniakanlah bagi kami tabiat senang berdoa dan bermati raga, agar supaya dapat kami peroleh kembali apa yang telah hilang karena dosa kami dan supaya pada akhirnya kami boleh sampai di tempat yang terbaik itu, tempat di mana engkau menjadi Ratu para malaikat dan manusia. Amin.

Ya Maria, yang dikandung tanpa noda, doakanlah kami yang berlindung kepadaMu (diucapkan 3 kali)

KALENDERIUMLITURGI MARIA

Dalam kalender liturgi sekurang – kurangnya ada 18 (delapan belas) peristiwa yang berhubungan dengan Maria yang dirayakan sepanjang tahun Yaitu :

1. 1 Januari perayaan Santa Maria Bunda Allah.

2. 6 Januari perayaan Penampakkan Tuhan.

3. 19 Maret perayaan St. Yusuf (suami Maria)

4. 25 Maret perayaan Maria mendapat kabar dari Malaikat Gabriel.

5. 15 Agustus perayaan Santa Maria diangkat ke Surga.

6. 18 Desember perayaan Santa Perawan Maria di Kandung Tanpa Noda.

7. 25 Desember perayaan Natal.

8. 2 Februari Yesus dipersembahkan Dalam Kenisah.

9. 31 Mei peayaan Maria mengunjungi Elizabeth.

10. 22 Agustus perayaan Santa Perawan Maria, Ratu.

11. 8 September perayaan Kelahiran Santa perawan Maria.

12. 30 Desember perayaan Keluarga Kudus.

13. 11 Februari Santa Perawan Maria di Lourdes.

14. 16 Juli perayaan Santa Peraan Maria di Gunung Karmel.

15. 26 Juli perayaan Yoakim dn Anna (orang tua Maria).

16. 15 September perayaan Santa Perawan Maria berdukacita.

17. 7 Oktober perayaan Rosario Santa Perawan Maria.

18. 21 November perayaan Santa Peraan Maria dipersembahkan dalam Bait Allah.

PENUTUP

Menyelami misteri karya penyelamatan Allah melalui devosi kepada Maria akan terus berkembang sesuai kebutuhan umat Allah, dan selaras denga tanda-tanda zaman, karena Bunda Maria adalah Bunda yang peduli pada anak-anaknya. Maka novena-novena yang lain akan bermunculan khususnya devosi pada Maria. Tulis ini merupakan perwujudan kebaktian pada Bunda Maria yang penuh kasih yang tak henti-hentinya mendorong hingga tersusunnya tulisan berjudul “Bagaimana Devosi Terhadap Maria”. Devosi kepada Maria merupakan salah satu bentuk kesalehan yang dianjurkan Gereja demi sembah bakti dan pemuliaan Tuhan Yesus Kristus, bukan terbentuknya atau mengembangtumbuhkan “marianisme”, oleh karena itu dalam melakukan devosi kita mengindahkan liturgi resmi Gereja yaitu liturgi yang mengarah pada sujud pada Allah Bapa. Karena Maria adalah sarana rahmat Allah yang ditempatkan di bawah Kristus, maka sepantasnyalah mendekati Allah secara langsung dalam PuteraNya sebagai satu-satunya perantara.

Devosional yang tidak benar akan menekankan faktor lahiriah dalam penghayatan iman dan mengungkapkan yang berlebih-lebihan sehingga menjurus sikap kedewian pada Bunda Maria yaitu Bunda Allah disembah sebagai sumber, pemberi keselamatan, jimat bertuah yang menjamin hidup kekal. Secara objektif sikap devosional demikian dikuasai magis. Karya tulis “Bagaimana Devosi Terhadap Maria” saya harapkan dapat mendorong pada devosioner misteri karya penyelamatan Allah bersama Maria Bunda Penebus dalam kehidupan sehari-hari, yang hari demi hari semakin dekat dengan Yesus Kristus sebagai sumber dan pemberi rahmad keselamatan.

Semarang , 5 Desember 2008

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar